By: Thufail Al Ghifari Terjagalah dari segala maksiat dari segala zina dan nafsu dunia yang sesat disatukan dalam karunia yang suci bersama jiwa jiwa yang selalu haus akan ibadah dan penuh harga diri ini bukan cerita cinderela bukan juga patah arang cinta buta siti nurbaya tak dapat diukur tapi bersama Allah semua pasti akan teratur Providedto YouTube by TuneCoreSurat Untuk Ibu · Thufail Al GhifariSyair Perang Panjang℗ 2004 Bersulang RecordsReleased on: 2004-01-15Auto-generated by YouTube. SURATUNTUK IBU By : Thufail Al Ghifari Sudahkah kau mau mengerti, ikhlasnya lubuk hati, tentang Allah dan KebenaranNya sentuhi ruang. Kutak pernah bermaksud menyakitimu. Tapi ini lah jalan hidupku yang kupilih tanpa paksaan. Nurani yang memanggil jiwaku Dimana aku bersandung tentang dukamu. Inilah laguku untukmu ibu. Sekedar pengharapanku Sahabat21. apa yg terjadi THUFAIL AL GHIFARI::Album Syair Perang Panjang::Album Dari Atas Satu Tanah Tempat Kita Berpijak 1. Catatan Terakhir 2. Dari Atas Satu Tanah Kita Berpijak 3. Puritan Homicide Is Dead 4. Thufail dan Mikrofon 5. Surat Untuk Ibu 6. Doa Batu dan Air Mata 7. Berita Hari Ini 8. Democrazy 9. Revolutionary 10. Konspirasi Dari'Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash radhiyallahu 'anhuma, ia berkata, "Ada seseorang yang mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, ia ingin meminta izin untuk berjihad. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallamlantas bertanya, 'Apakah kedua orang tuamu masih hidup?' THEDIARY OF THUFAIL AL GHIFARI [MUQADIMAH] By : Thufail Al Ghifari Sahabat Inilah Kumpulan Dentuman Hatiku Narasi Dari Patahan Puisi-Puisi Jiwa Yang Berdarah Yang Membalut Tatap-Tatap Mata Yang Penuh Luka & Gelisah Inilah Qta Dalam Setiap Cerita Perlawanan Tentang Cinta & Hidup Yang Terampas Tentang Kepercayaan Yang Terkhianati R0w2w5. Sudahkah kau mau mengerti, [???],tentang Allah dan KebenaranNya sentuhi pernah bermaksud ini lah jalan hidupku yang kupilih tanpa yang memanggil jiwaku… Dimana aku bersandung tentang laguku untukmu pengharapanku agar kau kewajibanku sebagai seorang kenangan kenangan perjalanan yang selalu kuingat dalam sentuhan pintu rumah ku pilu tentang kehilangan jalan hidup adalah yang ingin kujawab dengan kebenaran yang logika yang harus kuterima,logika dari fakta konsekuensi ujung hati yang ingin bicara, tentang fakta, tentang realita yang kutemukan bersama cinta empunya kasih sayang dari keharuman Madinah,disetiap pertarungan sisi hati yang ingin menyapa dari sebuah membakar batas peradaban dunia. Sudahkah kau mau mengerti, [???],tentang Allah dan KebenaranNya sentuhi pernah bermaksud ini lah jalan hidupku yang kupilih tanpa yang memanggil jiwaku… Salahkah aku bertanya tentang Trinitas,atau tentang Tuhan yang kecewa terhadap pohon Ara,atau legenda sang rasul pembohong di siapakah Lord dan pornografi incest dalam cerita nabi seperti apakah yang telanjang di depan budak perempuan para Apsalon yang menzinai gundik ayahnya,di depan mata seluruh rasis di pintu perempuan Kana’an yang teraskan anjing celah antara kerancuan dan kitab tercabul melebur Tuhan yang bahkan masih bisa tertidur dan menangis doktrin itu Ibu,dogma tritunggal yang membohongi misteri laki-laki yang bersinar dari pegunungan cahaya robbani dari revolusi suku mimpi Yesaya atas kedatangan pasukan aku bersaksi Ibu,diatas ketulusan hati ini,bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan nabi Muhammad itu utusan Allah. Sudahkah kau mau mengerti, [???],tentang Allah dan KebenaranNya sentuhi pernah bermaksud ini lah jalan hidupku yang kupilih tanpa yang memanggil jiwaku…

lirik thufail al ghifari surat untuk ibu